Selain berisi identitas lengkapnya, sepuluh lembar kertas itu ternyata berisi catatan perjalanan Herry selama menjadi motivator. Tertulis pengalaman pertama saat menjadi motivator hingga pengalaman terakhir. Sebab, Herry memang sudah puluhan kali menjadi motivator hingga ke pelosok negeri. ”Saya menjadi motivator ini otodidak. Misalnya, saat menjadi motivator pendampingan penyusunan program sekolah di SMP Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 6–7 Juni 2010.
Source: Jawa Pos April 20, 2017 09:11 UTC