Menurut dia, media sengaja memperkecil jumlah warga yang diberitakan datang ke lokasi pelantikannya dan membuat hubungannya dengan badan intelijen rusak. Spicer menyatakan kemarahan Trump dan menuduh media sengaja menulis jumlah yang salah mengenai jumlah warga Amerika yang menghadiri pada acara inaugurasi Trump. Angka itu juga masih kalah dibandingkan inaugurasi kedua Obama yang mencapai 1 juta orang. Dalam foto pelantikan Obama, warga Amerika memadati seluruh area National Mall di depan tempat pelantikan. Adapun dalam foto pelantikan Trump, warga Amerika hanya memadati setengah dari area National Mall.
Source: Koran Tempo January 22, 2017 07:26 UTC