JawaPos.com JOGJA - Jatuhnya salah satu Gunungan saat akan masuk ke pelataran masjid Gede Kauman Jogja, menjadi salah satu peristiwa menarik dalam gerebeg Syawal Tahun Jimawal 1949. Selain Gunungan yang jatuh, grebeg 1 Syawal Keraton Jogja pelaksanaannya baru digelar kemarin (7/7), waktunya tidak bersamaan dengan sholat Ied, yang sudah ditetapkan pemerintah pada rabu (6/7). Meski sempat jatuh, Gunungan Wadon itu tetap diperebutkan oleh warga, disamping tiga Gunungan lainnya. Jatuhnya salah satu Gunungan itu dikarenakan salah seorang abdi dalem yang membawa didepan tersandung. Menurut penghulu Kraton Jogjakarta, KRT Kamaludiningrat, hal itu karena kalender yang dipakai di Keraton Jogja beda dengan pemerintah.
Source: Jawa Pos July 08, 2016 03:00 UTC