Dari hasil pemantauan, tim gabungan mendapatkan data bahwa kerusakan yang dialami di sekitar terumbu karang jauh lebih besar dari data sebelumnya. Karliansyah menjelaskan, pihaknya masih akan melakukan pendataan kembali karena terumbu karang yang rusak kemungkinan masih lebih banyak dan lebih luas. Sebab, bisa jadi dari data yang dikumpulkan tim penyelam terdapat terumbu karang yang terbelah maupun patah, sehingga akan dikumpulkan dahulu menjadi satu. Keindahan ini juga karena terumbu karang yang hidup di setiap wilayah perairan Raja Ampat berbeda jenisnya satu dengan yang lain. Terumbu karang yang ada di perairan Raja Ampat pun ditaksir telah berumur ratusan tahun.
Source: Republika March 17, 2017 02:39 UTC