REPUBLIKA.CO.ID,SEOUL — Amerika Serikat (AS), sekutu utama keamanan Korea Selatan, dilaporkan mulai memindahkan sebagian aset sistem pertahanan udara Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) dari Semenanjung Korea menuju Timur Tengah. Washington saat ini menempatkan sekitar 28.500 tentara serta berbagai sistem pertahanan udara dan rudal di Korea Selatan guna menangkal potensi agresi dari Korea Utara yang bersenjata nuklir. Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyatakan bahwa postur pertahanan mereka terhadap Korea Utara tetap solid, terlepas dari pemindahan aset Pasukan Amerika Serikat di Korea (USFK) tersebut. Lee Jae-myung secara resmi dinyatakan sebagai presiden Korea Selatan (Korsel) pada pemilihan Selasa (3/6/2025). - (Yonhap)Loading...
Source: Republika March 11, 2026 08:01 UTC