JAKARTA — Ketua Panpel (Panitia Pelaksana) Arema FC Malang Abdul Haris, tersangka atas tragedi Kanjuruhan menyebut, gas air mata ditembakkan polisi ke arah tribun evakuasi. ”Gas air mata ditembakkan ke jalur evakuasi tribun,” kata Abdul Haris sehari setelah ditetapkan menjadi tersangka, Jumat (7/10). Dia menyatakan ada penembakan gas air mata ke arah penonton. ”Tugas panpel mengawal dan evakuasi kedua tim. Lalu ada penembakan gas air mata,” papar Abdul Haris.
Source: Jawa Pos October 07, 2022 19:31 UTC