Mereka mulai memproduksi Alquran terjemahan braille itu secara langsung di rumah. Yadira Thabatah sendiri pertama kali bisa membaca Alquran saat mengoreksi Alquran braille untuk terjemahan bahasa Inggris. Alquran telah tersedia dalam huruf braille dalam bahasa Arab sejak 1980-an, ketika sebuah huruf braille pertama kali diterbitkan di Turki. Alquran Braille sekarang banyak tersedia untuk Muslim di seluruh dunia, sebagian karena upaya seorang pria Turki tunanetra bernama Selahattin Aydin yang mendirikan Uni Internasional Layanan Braille Quran di Istanbul pada 2013. Kelompok Aydin sejak itu membantu meningkatkan akses ke braille Alquran di seluruh dunia.
Source: Republika March 13, 2019 08:15 UTC