Nabi Musa dilahirkan dari kedua orang tua yang baik dan memiliki keteguhan iman. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ibunda Nabi Musa AS, Ayadzakhatu, merupakan wanita terhormat dari kabilah Qibthi di Mesir. Dengan mempertimbangkan keluhuran pekerti, kemuliaan agama, kekuatan akidah, dan kehormatan keluarganya, Ayadzakhatu menerima lamaran Imran bin Qahit. Mereka dikaruniai anak laki-laki dan anak perempuan, termasuk Nabi Musa AS. Allah memang telah menjaga garis keturunan Musa berasal dari orang tua yang baik, yang memiliki budi pekerti, keteguhan iman, serta kesalehan kepada Allah SWT.
Source: Republika February 11, 2020 22:07 UTC