JawaPos.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj merasa jengkel, lantaran jelang pencoblosan Pilgub DKI banyak ceramah-ceramah keagamaan berbau suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Menurutnya, para pemuka agama harus sadar jangan sampai Indonesia menjadi gaduh hanya karena isu SARA. Apalagi masyarakatnya sampai terpecah belah hanya karena beda pilihan. Padahal, ungkap Said, agama tidak bisa dicampuradukan dengan apapun. "Agama kita jalankan dengan sebaik-baiknya, politik adalah masalah kesepakatan," katanya.
Source: Jawa Pos April 17, 2017 15:11 UTC