JAKARTA, insidepontianak.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) diminta mengevaluasi kinerja Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI). Desakan evaluasi muncul setelah BAKTI gagal mencapai target mendirikan 4.200 base transceiver station (BTS) di desa terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) pada Maret 2022. “Kominfo sebagai pengawas harus benar-benar mengawasi kinerja BAKTI,” kata Menurut Uchok Sky Kadafi, Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), seperti dikutip dari republika.co.id. “Jika ada kendala atau potensi penyelewengan, Kominfo melalui Inspektorat Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika harus dapat segera melakukan investigasi mendalam,” kata Uchok. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengaku masih melakukan evaluasi terkait kinerja Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI).
Source: Republika April 13, 2022 14:44 UTC