Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin di Hotel Cosmo Amarossa, Jakarta Selatan pada Rabu, 16 Oktober 2019. TEMPO/Andita RahmaTEMPO.CO, Jakarta - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menilai KPK Firli Bahuri telah melakukan kerja-kerja nyata dengan pengenaan status tersangka kasus suap terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Ngabalin menilai penetapan tersangka terhadap Wahyu menjadi jawaban atas segala keraguan dan kebimbangan sebagian masyarakat terhadap Pimpinan di bawah Firli Bahuri dan Dewan Pengawas KPK. Ngablin tak mau mengomentari soal penyelidikan kasus suap di KPU telah dilakukan oleh Komisioner KPK masa bakti sebelumnya. KPK menetapkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan sejumlah orang termasuk Saeful Bahri, staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, sebagai tersangka pada Kamis lalu, 9 Januari 2020.
Source: Koran Tempo January 12, 2020 08:15 UTC