Bentuk wisata yang berpotensi dikembangkan adalah wisata halal sehingga turut mendukung pengembangan ekonomi syariah. Dilaksanakan sebagai kegiatan lanjutan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018, konferensi tersebut merupakan kegiatan internasional pertama yang diselenggarakan di Lombok, pascagempa. Di sisi lain, wisata halal juga menghadapi berbagai tantangan, terutama dari sisi budaya, demografi, tujuan maupun alokasi biaya yang dikeluarkan untuk berwisata. Dilansir siaran pers Bank Indonesia, hal lain yang mengemuka adalah bahwa wisata halal tidak dapat berdiri sendiri melainkan menjadi bagian dari keseluruhan industri halal. Lombok yang dikenal sebagai pulau dengan 1000 masjid, memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata halal di Indonesia.
Source: Republika October 15, 2018 07:52 UTC