Konglomerat Michael Bloomberg, yang juga bekas wali kota New York untuk tiga periode. ReutersTEMPO.CO, Washington – Bekas wali kota New York, Michael Bloomberg, mempertimbangkan untuk mengikuti proses seleksi calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat pada 2020 untuk melawan Presiden Donald Trump. “Mike semakin prihatin akan peta kandidat saat ini tidak cukup baik untuk mengalahkan Trump,” kata Howard Wolfson, juru bicara Bloomberg, dalam pernyataan seperti dilansir Reuters pada Jumat, 8 November 2019. Bloomberg adalah seorang konglomerat media dan filantropis, yang pernah menjadi wali kota selama tiga periode di kota terbesar AS, New York. Soal ini, juru bicara Gedung Putih, Stephanie Grisham, mengatakan Trump memiliki rekam jejak yang menunjukkan kinerjanya hebat.
Source: Koran Tempo November 08, 2019 13:01 UTC