KOMPAS.com- Studi baru menemukan bahwa metabolit yang diproduksi setelah mengonsumsi makanan yang mengandung kedelai dapat menurunkan risiko utama demensia, tentunya dengan bantuan bakteri yang tepat. Penulis utama Akira Sekikawa, profesor epidemiologi di Pitt Public Health mengatakan lesi materi putih adalah faktor risiko yang signifikan untuk penurunan kognitif, demensia, dan semua penyebab kematian. Untuk mendapatkan hasil tersebut, tim peneliti Sekikawa mengukur kadar equol dalam darah 91 partisipan lansia Jepang dengan kognisi normal. Para peneliti menemukan bahwa sementara produksi equol tampaknya tidak memengaruhi tingkat amiloid beta yang disimpan di dalam otak, hal itu dikaitkan dengan pengurangan volume lesi materi putih. Kemudian ditemukan bahwa isoflavon tingkat tinggi nutrisi kedelai yang dimetabolisme menjadi equol tidak berpengaruh pada tingkat lesi materi putih atau amyloid beta saat equol tidak diproduksi.
Source: Kompas October 30, 2020 03:00 UTC