(dna/JPG)Berikut percakapan Freddy kepada Haris yang diterima JawaPos.com:“Pak Haris, saya bukan orang yang takut mati, saya siap dihukum mati karena kejahatan saya, saya tahu, resiko kejahata yang saya lakukan. JawaPos.com - Pengakuan mengejutkan datang dari terpidana mati yang baru saja dieksekusi, Freddy Budiman. Dari hasil wawancara itu, Haris menyebut, kasus penyeludupan narkoba yang dilakukan Freddy Budiman, sangat menarik disimak dari sisi kelemahan hukum. Sebab, Freddy mengaku penyelundupan, peredaran, hingga pelariannya dari Lapas beberapa waktu lalu dibekingi oknum institusi penegak hukum. Kala itu, di sebuah ruangan yang diawasi Kepala Lapas Nusakambangan Sitinjak, dua pelayan gereja, dan John Kei, Freddy Budiman bercerita hampir dua jam.
Source: Jawa Pos July 29, 2016 09:45 UTC