REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON DC -- Pihak militer Amerika Serikat (AS), menyebut ada 352 warga sipil tewas terbunuh dalam serangan AS terhadap milisi ISIS sejak 2014 lalu. Meski demikian, laporan lain menyebut jumlah korban sipil yang tewas mencapai ribuan orang. Sebagaimana dilansir dari Reuters, Senin (1/5), masih ada 42 kejadian kematian warga sipil lain yang hingga saat ini masih diidentifikasi. Sementara itu, berdasarkan keterangan dari kelompok pemantau Airwars, tercatat ada 3.000 warga sipil terbunuh akibat serangan udara oleh kelompok koalisi. Badan pertahanan AS, Pentagpn, menyesalkan banyaknya warga sipil yang terbunuh.
Source: Republika April 30, 2017 21:45 UTC