Menurut Firman, nama-nama besar tersebut menjadi pembuktian keberanian peradilan di Indonesia membongkar praktek rente proyek yang masih berjalan setelah reformasi. "Sungguh ini sebuah ujian besar bagi pemerintah dan lembaga peradilan Indonesia. Semoga pula ini akan makin menguak realitas lainnya di DPR yang selama ini tertutupi," kata Firman kepada Republika.co.id, Jumat (10/3). Ia menyebut kasus korupsi megaskandal KTP-el ini ibarat kanker yang tidak ada pilihan bagi KPK dan peradilan membongkarnya. Semoga pula ini akan makin menguak realitas lainnya di DPR yang selama ini tertutupi.
Source: Republika March 10, 2017 12:11 UTC