PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara ( Korut) telah mengecam keputusan Australia untuk berpartisipasi dalam latihan militer bersama dengan Amerika Serikat ( AS) dan Korea Selatan ( Korsel). Ribuan personil militer AS dan Korsel memulai latihan militer tahunan, Senin (21/8/2017). Latihan itu akan mencakup keterlibatan Australia dalam latihan simulasi komputer. "Negara-negara seperti Australia yang bergabung dalam aksi militer melawan DPRK (Korut), yang secara membabi-buta mengikuti AS, takkan pernah bisa menghindari tindakan balasan dari DPRK." Pekan lalu, Kepala Angkatan Darat Australia, Angus Campbell, membantah akan ada risiko bagi personil militer Australia yang berpartisipasi dalam latihan perang tersebut.
Source: Kompas August 21, 2017 11:37 UTC