Adapun tujuannya yakni untuk menyetarakan kekuatan militer antara Pyongyang dan Washington. "Tujuan akhir kami adalah untuk membangun keseimbangan kekuatan riil dengan Amerika Serikat (AS) dan membuat penguasa mereka tidak berani membicarakan opsi militer (terhadap Korut)," kata Kim Jong-un dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan kantor berita Korut KCNA, seperti dikutip laman Aljazirah. Sanksi yang diklaim lebih berat dibandingkan sanksi sebelumnya ini berupa pemangkasan impor atau suplai minyak untuk Korut, pelarangan ekspor tekstil, serta pemutusan kerja sama dengan seluruh pekerja Korut di luar negeri. Dengan ketinggian dan jarak tempuh yang berhasil dicapai rudal ini, pangkalan dan basis militer AS di Pasifik, yakni Guam, telah berada dalam jangkauan rudal Korut. Sebab jarak antara Pyongyang dan Guam hanya sekitar 3.400 kilometer.
Source: Republika September 16, 2017 03:22 UTC