Mereka adalah pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Baharudin - La Pili. Semula rombongan hendak menuju rumah jabatan Bupati Muna untuk audensi terkait kondisi Pilkada Muna yang terus gaduh. Menurut anggota Komisi II DPR itu, kunjungan ke Muna merupakan agenda resmi untuk memantau dan mengevaluasi setelah dua kali pemilihan suara ulang. Namun anggota Komando Distrik Militer (Kodim) Muna 1416 langsung mengevakuasi tamu-tamu itu ke markas Kodim. Kepala Kepolisian Resor Muna Ajun Komisaris Besar Yudith S. Hananta mengakui polisi kecolongan sehingga aksi penghadangan itu sampai terjadi.
Source: Koran Tempo July 22, 2016 12:45 UTC