Sebab, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memberikan banyak kuota untuk mahasiswa kurang mampu melalui jalur bidikmisi. Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) Jatim Prof Teguh Soedarto menyatakan, jumlah mahasiswa bidikmisi tahun ini bertambah menjadi 318 mahasiswa. Wakil Rektor I Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Yuni Sri Rahayu menjelaskan, sesuai surat Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti, kuota bidikmisi yang diterimanya 1.010 mahasiswa. Selain menambah kuota, pemerintah menaikkan tambahan biaya hidup untuk para mahasiswa bidikmisi. Para calon mahasiswa bidikmisi bisa melamar melalui jalur SNM PTN, SBM PTN, dan jalur mandiri.
Source: Jawa Pos February 27, 2017 04:49 UTC