JawaPos.com – Periode buruk pernah dialami Persela Lamongan saat mengawali kompetisi Liga Indonesia musim 2016. Keenam pertandingan itu dilalui Persela dengan kekalahan. Memori buruk itu saat ini kembali membayangi Persela. Memori buruk di musim sebelumnya tidak selayaknya diulang,” desak Ketua LA Mania Saptaya Nugraha Duta. LA Mania sebagai salah satu kelompok suporter Persela tak ingin terus melihat kesebelasan kesayangannya lupa cara menang.
Source: Jawa Pos March 15, 2020 12:00 UTC