REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang Ramadhan 1447 H/2026 M, LazisMu Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan komitmennya menjadikan bulan suci sebagai momentum penguatan kesejahteraan umat. Namun Ramadhan tidak berhenti pada dimensi individu, melainkan harus menjadi momentum konsolidasi kekuatan sosial umat,” ujar Mujadid Rais, dikutip Republika dari keterangan pers pada Jumat (13/2/2026). Selain kesejahteraan, LazisMu juga memperkuat agenda ketangguhan bencana melalui program Indonesia Siaga. Ke depan, LazisMu memprioritaskan empat agenda, yakni penguatan ekosistem zakat nasional, digitalisasi tata kelola, pengembangan ketangguhan bencana berbasis masjid dan komunitas, serta pengarusutamaan zakat dalam kebijakan kesejahteraan nasional. Zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen ekonomi yang mampu memperkuat sistem perlindungan sosial dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” tukas dia.
Source: Republika February 14, 2026 14:33 UTC