REPUBLIKA.CO.ID, TRIPOLI -- Lebih dari 120 jenazah pendatang, yang tewas setelah mencoba menyeberangi Laut Tengah ke Eropa, terdampar di sekitar Sabratha, Libya barat sepanjang Juli 2016. "Relawan Bulan Sabit Merah dan pejabat setempat telah memakankan mereka di pemakaman jenazah tidak dikenali di Sabratha," kata dia. Saat jumlah mereka yang mencoba menyeberang dari Libya meningkat pada musim semmi ini, banyak kapal berangkat dari garis pantai dekat Sabratha. Thwadi mengatakan bahwa kebanyakan jenazah migran yang terdampar pada bulan ini berasal dari negara-negara Sub-Sahara Afrika, meskipun terdapat juga 23 orang warga Tunisia di antaranya. Lebih dari 3.000 orang migran diketahui tewas dalam usaha mereka untuk menyeberangi Laut Mediterania pada tahun ini, sekitar tiga dari empat di antaranya hilang saat mencoba mencapai Italia dari Afrika Utara, terutama dari Libya, menurut Organisasi Migrasi Internasional (IOM).
Source: Republika August 01, 2016 00:33 UTC