Hal ini dibuktikan dengan kemunculan program-program unggulan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) yang selalu berganti setiap tahunnya. Ketua MLH Muhammadiyah, Muhyidin Mawardi, mengemukakan pada 2017, Muhammadiyah memiliki lima program unggulan lingkungan hidup. Salah satunya melalui sekolah sungai sebagai institusi non-formal yang berperan meningkatkan kesadaran masyarakat bantaran sungai untuk menjaga lingkungannya. Ia mengatakan, program ini perlu ada untuk merubah mindset bahwa sungai bukan tempat buang sampah, tapi sumber kehidupan. Saat ini salah satu contoh program yang sudah berhasil adalah Desa Hemat Energi di Potorono, Banguntapan, Bantul.
Source: Republika May 25, 2017 15:21 UTC