JawaPos.com – Indonesia perlu melakukan beberapa langkah untuk mempercepat upaya peralihan dan pengembangan energi terbarukan pada 2050, di antaranya adalah dengan menyelaraskan regulasi dan kebijakan serta mendorong investasi energi terbarukan. Luhut menekankan bahwa instruksi Presiden Jokowi secara tegas meminta untuk segera bertransisi energi, bahkan saat ini pemerintah sedang menyusun mekanisme transisi energi (energy transition mechanism) terutama untuk PLTU batubara Indonesia. Menurutnya, dukungan pendanaan (financial support) sangat penting untuk mendukung transisi ke energi terbarukan. Saat ini, peralihan coal (batubara) ke energi terbarukan sedang berjalan. Misalnya melihat perkembangan teknologi ke depan, potensi energi hidrogen untuk mencukupi kebutuhan transportasi, industri, pembangkit tenaga listrik,” tuturnya.
Source: Jawa Pos September 22, 2021 03:11 UTC