JawaPos.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pastikan tidak benar adanya kabar mengenai status Gunung Anak Krakatau yang naik menjadi siaga IV dan akan meletus dalam waktu kurang dari 24 jam. Sebelumnya, pada 26 Desember dilaporkan terjadi hujan abu vulkanik di beberapa wilayah, yakni di Cilegon, Anyer dan Serang. Tim Tanggap Darurat PVMBG telah melakukan cek lapangan, untuk mengkonfirmasikan kejadian tersebut dan melakukan sampling terhadap abu vulkanik yang jatuh. Terkait potensi bencana erupsi Gunung Anak Krakatau, Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) menunjukkan hampir seluruh tubuh Gunung Anak Krakatau yang berdiameter kurang lebih 2 km merupakan kawasan rawan bencana. Sedangkan, sebaran abu vulkanik tergantung dari arah dan kecepatan angin.
Source: Jawa Pos December 29, 2018 05:15 UTC