Namun, jika tidak lulus, mereka akan merasa gagal. Jika dia gagal menyelesaikan ujian, Diqi tidak segan mengatakan bahwa siswanya itu tidak lulus dan harus mengulang. Misalnya, memberikan pengertian bahwa pencapaian yang telah diraih siswa tersebut sudah bagus. Kala itu, siswanya tidak lulus dan Diqi langsung menyampaikan vonis tanpa memberikan kata-kata motivasi. Hasilnya, siswa tersebut terisak di depan pintu ruangannya dan tidak mau kembali ke kelas.
Source: Jawa Pos February 12, 2017 23:12 UTC