“Dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika, netizen bisa bermedia sosial untuk menyatukan bangsa. “Dalam era digitalisasi ini, melalui media sosial, MPR bisa memperkenalkan lembaga negara ini kepada masyarakat. Kita berharap netizen MPR Bandung bisa memberi masukan kepada MPR agar pengelolaan media sosial MPR lebih baik lagi,” sambungnya. Titi menambahkan, pihaknya ingin menjadikan media sosial MPR sebagai menjadi salah satu garda terdepan dalam konteks publikasi kegiatan-kegiatan pimpinan dan anggota MPR dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Harapannya, jika platform media sosial MPR bisa dioptimalkan, maka akan memberi dampak kepada masyarakat.
Source: Jawa Pos September 19, 2021 04:30 UTC