Uang tersebut renacananya akan dibangun membangun kawasan wisata terpadu pakai untuk mengembangkan bisnis, salah satunya membangun kawasan wisata terpadu Bakauheni Harbour City. Rencana itu pun disorot oleh pemerhati dan praktisi industri transportasi logistik nasional, Bambang Haryo Soekartono. Ia mengaku khawatir rencana itu membuat ASDP melenceng dari tugas dan bisnis utamanya sebagai BUMN transportasi penyeberangan. Apalagi, lanjut Bambang Haryo, sebagian besar dermaga ASDP dalam kondisi memprihatinkan, misalnya fender hilang, dophine tidak lengkap, dan banyak fasilitas rusak, sehingga membahayakan keselamatan penyeberangan. Kalau mau kembangkan wisata, harusnya ASDP dorong masyarakat gunakan ferry untuk wisata bahari.
Source: Jawa Pos August 02, 2021 15:33 UTC