Setidaknya ada tiga sektor yang menjadi sasaran negeri jiran tersebut dalam menanamkan investasi. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kaltara Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Dian M. Johan Johor Mulyadi menjelaskan, niat Malaysia tersebut telah dibahas dalam pertemuan antara negara (bilateral meeting) antara delegasi Indonesia dengan Economic Planning Unit Malaysia, di Jakarta belum lama ini. “Yang menyebabkan ada TKI ilegal itu ya perusahaan yang ada di Malaysia,” ujarnya. Sedangkan aspek keamanan, pemerintah telah menempatkan sekira 1.500 pasukan di beberapa titik di pos sepanjang bentang perbatasan sekira 1.300 kilo meter tersebut. “Bahkan ini (pasukan, Red) di pos gabungan dengan Malaysia, jadi tidak ada alasan seperti itu,” tuntasnya.
Source: Jawa Pos February 10, 2017 17:49 UTC