TEMPO.CO, Jakarta - Dua penumpang laki-laki, usia 20 tahun-an, dari total lima orang, dituntut upaya pembunuhan dalam kasus kematian sopir bus di Prancis, Philippe Monguillot, 59 tahun. Monguillot dikeroyok setelah mengingatkan tiga penumpang agar memakai masker saat di kendaraan umum. Tiga penumpang laki-laki disebut sakit hati setelah Monguillot meminta mereka memperlihatkan tiket dan berkeras meminta mereka memakai masker. Menggunakan masker telah menjadi kewajiban bagi siapa pun yang hendak menaiki kendaraan umum di Prancis sebagai dampak pandemik Covid-19. Perdana Menteri Prancis, Jean Castex berjanji para pelaku penyerangan akan mendapatkan hukuman.
Source: Koran Tempo July 12, 2020 00:56 UTC