Pasalnya, suasana di bandara tersebut seperti pasar tradisional yang disesaki oleh sopir-sopir rental, taksi maupun tukang ojek yang berteriak-teriak mencari penumpang. Bahkan, pengunjung yang keluar terminal langsung diperebutkan oleh para sopir yang hanya mengenakan pakaian biasa. Tentunya, teriakan-teriakan ini di bandara membuat gaduh situasi seperti pasar tradisional yang menjajakan dagangannya. Masa bandara besar seperti ini, bertaraf internasional lagi, seperti pasar tradisional? Saya berharap masukan dari seluruh pihak untuk membenahi permasalahan-permasalahan di bandara Internasional Sultan Hasanuddin," sebut Turah.
Source: Kompas January 20, 2017 02:42 UTC