JawaPos.com - Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 171 provinsi, kabupaten/kota diyakini akan mendorong pergerakan ekonomi nasional sepanjang tahun ini. Meski dampaknya tidak sebesar pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilihan presiden, peningkatan konsumsi sektor non pemeritah diprediksi akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. "Pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) akan lebih terasa bila dibandingkan pilkada. Menurut Bambang, pada pelaksanaan pilpres dan pileg tidak hanya pemilihan Presiden dan Wakil Presiden saja. Perkiraan itu diungkapkan Bambang setelah melihat pengalaman pelaksanaan pilkada, tahun sebelumnya, dimana pertumbuhan konsumsi non pemerintah rumah tangga juga mengalami peningkatan.
Source: Jawa Pos January 09, 2018 11:15 UTC