Masyarakat Jakarta menentukan pilihannya apakah akan mencoblos petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, ataukah Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN) Uung Sendana menegaskan, pihaknya akan menerima siapapun pasangan yang terpilih menjadi pemimpin di DKI Jakarta. "Yang terpilih adalah Gubernur kita semua, jadi tidak lagi misalnya itu bukan Gubernur pilihan," ujar Uung di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (17/4). Sebab, semua pihak tidak ingin adanya perpecahan hanya karena masalah beda pilihan dalam pesta demokrasi di Indonesia. Sekadar informasi, Pilgub DKI Jakarta akan berlangsung Rabu 19 April 2016 lusa.
Source: Jawa Pos April 17, 2017 12:11 UTC