REPUBLIKA.CO.ID,XINJIANG -- Pemerintah Cina mengambil langkah-langkah drastis untuk memangkas tingkat kelahiran di kalangan warga Uighur dan minoritas lainnya. Dilansir di Al Arabiya, diberitakan sebelumnya perempuan Muslim Uighur telah mengutarakan perihal usaha pengendalian kelahiran secara paksa. Namun, Beijing telah mengatakan di masa lalu bahwa langkah-langkah itu semata-mata dimaksudkan agar muncul keadilan, yang memungkinkan anak-anak Cina Han dan etnis minoritas memiliki jumlah anak yang sama. Sebelumnya pihak berwenang telah lama mendorong, kadang-kadang memaksa, penggunaan kontrasepsi, sterilisasi dan aborsi pada orang Cina Han. Segera setelah ia berkuasa, pemerintah merevisi peraturan kelahiran sehingga orang Cina Han di Xinjiang dapat memiliki dua atau tiga anak, seperti halnya minoritas.
Source: Republika June 29, 2020 10:23 UTC