JAMBI, KOMPAS.com - Sore hari Linda mampir ke Hidroponik Barokah bersama suaminya. Sesampainya di gerai hidroponik tersebut, dia melihat-lihat dulu dari luar rumah kaca. "Banyak yang beli ya hari ini," kata Linda setelah melihat banyak lubang kosong di talang air yang jadi media tanam sayuran hidroponik ini. Yarma (57), salah seorang ibu yang ikut mengelola Hidroponik Barokah menarik tanaman tersebut dari wadahnya. Setelah dihitung berat dan harga sayur, Linda kemudian melakukan pembayaran.
Source: Kompas October 31, 2020 10:41 UTC