Terlepas dari itu, jelas Jamal sebagian besar di kalangan komunitas Muslim non kulit hitam yang ada di Amerika Serikat justru menunjukan hubungan, ketergantungan, dan sikap hormat terhadap polisi. Seperti Muslim di Brooklyn, New York yang mendirikan Muslim Community Patrol (MCP) pasca pembantaian Muslim di Christchurch pada 2019. MCP sendiri mengenalkan dirinya sebagai mata dan telinga polisi yang bekerja untuk melindungi komunitas Muslim. Jamal menilai hal itu menjadi pertanyaan mengingat kriminalisasi kerap dilakukan kepolisian terhadap komunitas Muslim. Pada 2002, Departemen Kepolisian New York (NYPD) menunjuk tokoh agama dan komunitas Muslim, Masjid, Asosiasi Mahasiswa, organisasi, bisnis, dan individu untuk melakukan pengawasan menyeluruh.
Source: Republika August 15, 2020 14:48 UTC