TEMPO/Dasril RoszandiTEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan farmasi milik negara tak mau melewatkan momentum pandemi untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan. PT Indofarma Tbk misalnya memilih mengubah fokus produksi untuk meraih tambahan pendapatan. Direktur Utama Indofarma, Arief Pramuhanto, menyatakan pendapatan perusahaan selama paruh pertama 2020 ditopang penjualan alat kesehatan yang berkaitan dengan Covid-19. Namun saat ini kinerja positif hanya dialami produk farmasi yang berkaitan dengan Covid-19, salah satunya Oseltamivir. Salah satunya dengan memproduksi alat rapid test sendiri pada akhir Agustus mendatang setelah selama ini mengimpor alat tersebut dari Cina dan Korea Selatan.
Source: Koran Tempo August 03, 2020 21:33 UTC