Sementara, semua sifat bu ruk yang ada pada diri manusia menjadi bagian dari nafsu (atau dalam istilah lain disebut fujur). Dengan begitu, kata Adi, semua makh luk yang bernama manusia atau basyar, pasti memiliki potensi untuk menjadi baik atau buruk. Mereka memiliki peluang yang sama untuk menjadi orang-orang yang bertakwa, ataupun sebaliknya, yaitu menjadi orang-orang yang hanya menuruti hawa nafsu se mata. "Adanya potensi takwa dalam diri manusia, dapat membuat mereka lebih mulia dari makhluk yang telah diciptakan Allah sebelum mereka, yaitu malaikat. De ngan cara itulah manusia mampu meraih predikat makhluk paling mulia di sisi Allah SWT.
Source: Republika August 19, 2017 15:56 UTC