REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent menyebut, para trader China sebagai alasan di balik fluktuasi liar pasar emas pekan lalu. “Masalah pergerakan emas, situasi di China sedikit tidak terkendali,” kata Bessent di Fox News. Gejolak tersebut membantu mengangkat dolar AS ke kenaikan mingguan pertamanya sejak awal Januari, sementara Dow Jones Industrial Average menembus angka 50.000 untuk pertama kalinya. Mengenai kebijakan Federal Reserve, Bessent mengatakan ia memperkirakan bank sentral akan bergerak hati-hati dalam setiap upaya untuk memangkas neraca keuangannya. Jadi, saya pikir mereka mungkin akan menunggu, setidaknya satu tahun, untuk memutuskan apa yang ingin mereka lakukan.”Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve berikutnya, disebut akan sangat independen.
Source: Republika February 09, 2026 16:34 UTC