TEMPO/Prima MuliaTEMPO.CO, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly menegaskan pihaknya tak akan ikut campur dalam masalah penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa di Partai Hanura. Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Penasihat DPP Partai Hanura Djafar Badjeber mendesak agar partainya segera memilih ketua umum baru melalui munaslub. Saat ini, Wiranto digantikan oleh Pelaksana Harian Ketua Umum Hanura Chairudin Ismail. Kemenkumham sempat memberikan lampu hijau atas desakan perlu digelarnya munaslub lewat surat yang dikirimkan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum. Ditanyai apakah benar Wiranto tidak ingin ada munaslub, Yasonna mengatakan hal itu adalah hak Wiranto.
Source: Koran Tempo October 29, 2016 11:43 UTC