Taipei, 28 Jan. (CNA) Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia-lung (林佳龍) menegaskan bahwa hubungan Taiwan–Indonesia seharusnya tidak dibatasi oleh prinsip “satu Tiongkok”, melainkan didasarkan pada kerja sama pragmatis dan saling menguntungkan, disampaikan dalam sebuah wawancara dengan media Indonesia Tempo. Terkait hubungan Taiwan dan Indonesia, Lin kembali menegaskan bahwa interaksi bilateral tidak seharusnya dibatasi oleh prinsip “satu Tiongkok” yang didorong Beijing. Sebaliknya, Lin menegaskan bahwa Taiwan selalu menjunjung tinggi prinsip integritas, mengutamakan kerja sama jangka panjang, dan berfokus pada hasil yang konkret. Menurutnya, paradigma lama “ekonomi bergantung pada Tiongkok, keamanan bergantung pada Amerika Serikat” sudah tidak lagi relevan. Di akhir wawancara, Lin menegaskan bahwa ruang kerja sama antara Taiwan dan Indonesia masih sangat luas.
Source: Koran Tempo January 28, 2026 09:53 UTC