REPUBLIKA.CO.ID, CARACAS -- Pemerintah Venezuela memprotes keputusan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama yang memperpanjang status Venezuela sebagai ancaman keamanan nasional. "Keputusan dari Gedung Putih merupakan keputusan yang arogan dan tidak rasional," kata Menteri Luar Negeri Venezuela, Delcy Rodriguez dikutip dari AP, Ahad (15/1). Tidak hanya itu, Pemerintah AS pun menjatuhkan sanksi terhadap tujuh pejabat Venezuela. Sanksi yang dijatuhkan terkait dengan dugaan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk tindakan keras para pejabat Venezuela terhadap protes anti pemerintah tahun lalu. Krisis yang melanda Venezuela itu menyebabkan rakyat negeri itu menderita kekurangan bahan pangan dan obat-obatan, pemutusan energi, inflasi besar dan penjarahan yang berkembang luas.
Source: Republika January 14, 2017 20:49 UTC