Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian gencar menciptakan wirausaha industri baru di lingkungan pesantren melalui program Santripreneur agar para lulusannya nanti dapat turut mendorong penumbuhan IKM di Tanah Air. Kementerian Perindustrian mencatat, jumlah IKM tumbuh mencapai 165.983 unit pada 2016 atau meningkat 4,5 persen dibandingkan 2015. Dengan pencapaian yang cukup besar, IKM memiliki peran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, stabilitas sosial, dan berkontribusi pada pengembangan sektor swasta yang dinamis, kata Airlangga. Airlangga berharap, pelaksanaan bimbingan teknologi di lingkungan pesantren mampu memupuk jiwa kewirausahaan para santri. Sehingga setelah lulus para santri mampu menjadi pelaku IKM baru yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islami dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Source: Republika October 10, 2017 02:48 UTC