Menperin Terkejut Kontribusi Ekspor Manufaktur Lampaui 79 Persen - News Summed Up

Menperin Terkejut Kontribusi Ekspor Manufaktur Lampaui 79 Persen


“Terus terang saya cukup surprise dengan hasil kinerja ekspor industri pengolahan nonmigas saat ini. Selanjutnya, industri alat angkutan lainnya, naik 74,15 persen dengan nilai ekspor US$ 131,83 juta; industri peralatan listrik, naik 50,39 persen dengan nilai ekspor US$ 383,55 juta, dan industri tekstil, naik 45,38 persen dengan nilai ekspor US$ 271,38 juta. Berikutnya, industri barang galian bukan logam, naik 44,19 persen dengan nilai ekspor US$ 83,85 juta; industri kendaraan bermotor, trailer, dan semitrailer, naik 37,98 persen dengan nilai ekspor US$ 223,69 juta; industri pakaian jadi (naik 37,90 persen dengan nilai ekspor US$ 561,76 juta; industri komputer, barang elektronik, dan optik, naik 36,79 persen dengan nilai ekspor US$ 520,11 juta; serta industri karet, barang dari karet, dan plastik, naik 35,95 persen dengan nilai ekspor US$ 486,36 juta. Sementara, sektor-sektor yang mengalami peningkatan ekspor di atas 30 persen dari periode tahun sebelumnya antara lain industri furnitur yang naik sebesar 80,87 persen dengan nilai ekspor US$ 164,70 juta, kemudian industri farmasi, produk obat kimia, dan obat tradisional, naik 42,41 persen dengan nilai ekspor US$ 58,37 juta. Disusul industri pengolahan tembakau, naik 42,38 persen dengan nilai ekspor US$ 104,23 juta; industri pencetakan dan reproduksi media rekaman, naik 41,38 persen dengan nilai ekspor US$ 2,55 juta, serta industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki, naik 40,76 persen dengan nilai ekspor US$ 433,07 juta.


Source: Koran Tempo July 21, 2020 05:26 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */