dok/its.ac.id KOMUNIKA ONLINETEMPO.CO, Pasuruan - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan perguruan tinggi di Indonesia masih lebih banyak berorientasi pada bidang akademik, bukan peningkatan komptensi lulusan. Baca: Menristekdikti Data Kampus yang Rusak Akibat Gempa Donggala"Kemampuan lulusan pendidikan tinggi kita masih jauh dari yang diperlukan dunia industri. Baca: Menristekdikti Larang Kampanye Politik di Dalam KampusDari segi jumlah perguruan tinggi, Indonesia memiliki lebih banyak daripada Cina. Indonesia memiliki 4.600 perguruan tinggi, sedangkan Cina hanya 2.824 perguruan tinggi. "Jumlah penduduk kita seperenam Cina, perguruan tinggi kita dua kalinya.
Source: Koran Tempo October 21, 2018 08:15 UTC