Mengingat kematian dapat menjadi sarana menyucikan jiwaREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rasulullah Muhammad SAW bersabda, sebagaimana diriwayatkan Tirmidzi. Difirmankan oleh-Nya dalam surah Yunus ayat 49 dan surah al-Jumu'ah ayat delapan tentang ajal. Maka semakin banyak mengingat kematian, semakin meningkat pula ketekunan dan optimisme dalam melaksanakan hak-hak Allah SWT, di samping semakin ikhlas dalam beramal. Mengingat kematian adalah sarana yang tepat untuk menyucikan jiwa, meredam gejolak nafsu dan melembutkan hati. Sebaliknya lupa akan kematian akan menyebabkan tidak terkontrolnya nafsu, kerasnya hati, sehingga ia lupa terhadap kewajibannya sebagai manusia.
Source: Republika April 30, 2019 16:41 UTC