”Saya merasa benar-benar jijik pada sutradara yang menyerang saya saat berusia 16 tahun dan marah pada agen dan produser yang membuat saya merasa bahwa diam adalah kondisi pekerjaan saya. Saya telah mengalami banyak pengalaman pelecehan dan penyerangan seksual dan saya jarang sekali membicarakannya,” tambahnya. Witherspoon mengatakan bahwa dia berani mengaku setelah membaca cerita perempuan-perempuan lain di industri perfilmnya yang berada di posisi yang sama. Sementara, Ferrera mengatakan bahwa dia diserang secara seksual saat dia berusia sembilan tahun. Saya tidak ingin menjadi seorang whistleblower, saya tidak ingin cerita-cerita memalukan ini dibicarakan di majalah, saya hanya menginginkan sebuah karir,” katanya.
Source: Jawa Pos October 18, 2017 04:45 UTC