REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan selama ini terdapat kesalahan persepsi terhadap kebijakan larangan perjalanan bagi umat Muslim ke AS. Menurutnya, Muslim yang jauh dari radikalisme seperti masyarakat Indonesia justru sangat diterima di AS. Yenny Wahid, yang berperan sebagai moderator dalam dialog tersebut, mengatakan Pence menegaskan Muslim Indonesia tidak dicekal karena telah turut memerangi radikalisme. "Survei terbaru menunjukkan, rakyat Indonesia tidak suka dengan ISIS," kata Yenny, di Masjid Istiqlal, Kamis (20/4). Yenny mengatakan, Pence juga mengapresiasi keinginan para tokoh lintas agama untuk membangun konsolidasi global dalam mengatasi masalah radikalisme.
Source: Republika April 20, 2017 12:33 UTC